Teknik Storytelling Cara Baru Penulisan Artikel untuk Strategi Pemasaran

Teknik StoryTelling yang Harus Anda Kuasai Dalam Penulisan Artikel

Teknik storytelling dalam penulisan artikel dan digital marketing merupakan cara baru untuk memasarkan sebuah produk. Menurut bahasanya, teknik mewajibkan akan menulis seperti bercerita. Sehingga, bahasa yang digunakan diambil dari kehidupan sehari-hari, lebih santai tetapi, tetap sesuai kaidah Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Dibandingkan dengan artikel persuasif, storytelling lebih halus lagi. Gaya penulisan ini sebenarnya memadukan antara persuasi dan deskripsi. Tetapi, pendekatan yang dibuat hanya sebatas tulisan karangan saja. Tidak heran bila saat ini beberapa agensi penulisan mulai menawarkan cara ini untuk penawaran jasa penulis artikel seo mereka.

Manfaat Besar Teknik Storytelling

Teknik StoryTelling yang Harus Anda Kuasai Dalam Penulisan Artikel
Teknik StoryTelling yang Harus Anda Kuasai Dalam Penulisan Artikel

Manfaat dari gaya penulisan ini membuat pelanggan lebih fokus. Seperti contoh, saat Anda membaca cerita fiksi dengan berbagai macam konflik didalamnya. Pasti sebagai pembaca, akan fokus dan memperhatikannya sampai selesai. Begitu pula dengan cara ini, hubungan setiap kata dan kalimat harus menarik.

Ketertarikan setiap orang muncul bila ada konflik. Ambil contoh produk kecantikan. Permasalahan yang terjadi adalah muka kusam, jerawat mengakibatkan tidak punya pacar. Poin ini diolah sedemikian rupa, boleh ditambah bumbu drama asalkan, tidak berlebihan. Membuat pembaca mengerti dan paham kemudian, membenarkan solusi Anda.

Dari sini, orang akan berpikir bahwa apa yang disampaikan memang benar. Bila bisa mempengaruhi daya pikir pembaca, berarti Anda cukup mahir dalam menyampaikan argumen mengenai kasus tersebut. Selanjutnya, memasukkan unsur SEO ke dalam artikel tersebut agar performanya maksimal.

Kalau diperhatikan, teknik ini sebenarnya mudah. Tetapi, saat mencoba memulai menulisnya sedikit sulit. Karena, menulis sebuah cerita memang tidak mudah. Anda harus memikirkan konflik dan solusi tersebut. Tetapi, disesuaikan dengan produk yang ada. Usahakan Anda sudah cukup banyak referensi agar hasilnya maksimal.

Manfaat lain dari teknik ini adalah membuat pembaca tidak bosan dengan content yang kita sampaikan. Bila hal ini terjadi, kemungkinan untuk sukses sangat kecil. Risiko terburuknya adalah pembaca pergi begitu saja, tanpa meninggalkan kesan apa pun.

Sama saja pekerjaan Anda sia-sia. Sebelum menjadi penulis cerita yang baik, alangkah baiknya Anda menjadi pendengar yang baik terlebih dulu. Tidak ada salahnya meniru gaya bercerita orang lain. Akan tetapi bukan untuk gaya tulisannya agar terhindar dari cek plagiarisme. Karena reputasi seorang penulis bisa hancur akibat plagiat.

Cara Menerapkan Teknik Storytelling Pada Artikel

Ada banyak cara dalam menerapkan gaya penulisan bercerita. Bahkan, beberapa tokoh dunia pun sudah menerapkannya. Sebagai contoh Steve Jobs, menggunakan strategi pemasaran saat memperkenalkan produknya. Teknik berceritanya pun tidak terbilang kaku, menyuguhkan berbagai harapan dan keinginan yang ingin dicapai.

Cara ini tergolong berhasil karena mempengaruhi pembaca. Hal ini mempengaruhi sisi psikologi mereka sehingga, memutuskan untuk membeli. Pada intinya, gunakan kata dan kalimat agar para pembaca bisa terpengaruh. Lebih baik lagi bila permasalahan sesuai dengan pengalaman dari pembaca.

Tetapi, sebelum Anda memilih konfliknya, jangan lupa tentukan tema artikel, sesuaikan dengan target konsumen. Bercerita memang mudah, tetapi dalam merangkai kata untuk bisa menyampaikan sesuatu perlu latihan lebih keras lagi. Cara pemasaran saat ini sudah berkembang pesat termasuk teknik storytelling, Anda bisa mencobanya.